Tak Hanya GM Herman Suradiradja! Inilah Daftar Peraih GM yang Berasal dari Indonesia
Siapa yang tak mengenal GM Herman Suradiradja? Beliau merupakan orang pertama di Indonesia yang berhasil meraih gelar Grandmaster di tahun 1976. Keberhasilan GM Suradiradja menginspirasi para pecatur untuk mengikuti jejak langkahnya.
Dilansir dari data Persatuan Catur Seluruh Indonesia atau Percasi, Indonesia memiliki tujuh pemain catur lain yang meraih gelar Grand Master. Siapa saja? Simak profil singkat berikut!
1. GM Ardiansyah
Herman Ardiansyah, pria yang lahir dan besar di Banjarmasin ini merupakan pemain catur terkemuka di Indonesia. GM Ardiansyah pernah merantau ke ibukota untuk mengadu nasib dan mengikuti kejuaraan catur nasional di Jakarta 1968. Beliau pun sempat berpindah-pindah dan memperkuat tim catur beberapa daerah seperti Kalimantan Selatan dan Jawa Tengah sebelum akhirnya kembali lagi ke ibukota Jakarta.
Pecatur Indonesia yang kerap disapa Abah ini, dikenal sebagai sebagai sosok yang disiplin dalam menjalani latihan demi menghadapi turnamen. Gelar Grandmaster catur diperoleh Abah saat Olimpiade Catur di Lucerne, Swiss pada tahun 1982. Peringkat ELO tertinggi yang pernah diraih Abah yaitu 2421 pada Juli 2000.
Kejuaraan Piala Jaksa Agung (Jatim) pada Juli 2017 di Surabaya menjadi turnamen terakhir sang Grand Master sebelum berjuang keras melawan kanker hati yang menggerogoti tubuhnya di usia senja. Abah meninggal pada 28 Oktober 2017 saat umur 68 tahun.
2. GM Cerdas Barus
Namanya kembali naik setelah berhasil meraih medali emas mewakili kontingen Papua di cabang olahraga catur yang diselenggarakan pada PON XX Papua 2021. Medali ini menjadi medali emas pertama yang diraih oleh Kontingen Papua. GM Cerdas Barus yang tampil dalam kategori catur cepat (25 menit) untuk perorangan usia terbatas, menang atas Master Fide asal Papua Barat, Hany Marentek di babak ke-5.
Lahir di tanah Karo, Sumatera Utara, Cerdas Barus merupakan seorang pecatur tuna rungu yang mampu menjadi seorang GM di masanya. Karir internasional dimulai pada tahun 1983 sebagai anggota regu kota Medan yang ikut serta dalam Kejuaraan Kota Asia di Hongkong kemudian diikuti oleh Olimpiade Catur di Yunani setahun kemudian. Setelah Olimpiade 1984 ini ia hampir tidak pernah absen dari perlombaan catur penting Indonesia.
Pada Juli 2003, GM Cerdas meraih rating ELO tertingginya yaitu 2503 dan berdasarkan ranking Fide saat ini, Cerdas Barus berada di urutan 5 dari pecatur top Indonesia.
3. GM Edhi Handoko
Edhi Handoko, peraih gelar Grand Master yang keempat ini meraih gelarnya pada tahun 1994 dengan rating ELO 2495. Pria kelahiran Solo, 28 Agustus 1960 ini, sebelumnya telah menyabet gelar Master Nasional pada tahun 1978.
GM Handoko telah menorehkan prestasi baik nasional maupun internasional. Beliau pernah empat kali menjadi juara nasional. Ia juga merebut medali emas PON 1985 baik di perorangan maupun beregu dan merebut emas di nomor beregu pada PON 2004. Tak hanya itu, prestasinya di tingkat internasional juga tak diragukan lagi. Beliau sudah delapan kali mewakili tim Indonesia dalam bertanding catur.
Semasa jadi pemain, GM Handoko adalah pecatur dengan tipe permainan agresif menyerang. Karena merasa kondisi fisiknya menurun terutama karena masalah penyakit darah tinggi, GM Handoko memutuskan mundur sebagai pemain dan konsentrasi menjadi pelatih catur muda Indonesia. GM Edhi Handoko tutup usia pada hari Selasa (17/2/2009) di usianya yang ke 49 tahun.
4. GM Utut Adianto Wahyuwidayat
Pernah menjabat sebagai anggota dewan di Komisi X DPR-RI, ternyata Utut Adianto pernah meraih gelar Grand Master termuda di Indonesia, loh! GM Utut Adianto meraih gelar Grand Master yang terbilang sangat muda, yakni 21 tahun. Pria yang lahir di Jakarta, 16 Maret 1965 ini, sempat menjadi grand master super pada tahun 1995-1999, ELO ratingnya mencapai 2615 yang menjadikannya meraih peringkat 39 di dunia catur di tahun 1997.
Selain menjadi pecatur, Utut juga peduli dengan sesama dengan ikut di berbagai organisasi catur dan bahkan dia mendirikan sekolah catur. Banyak bibit pecatur cilik lahir di sekolah ini. berhasil membuka Sekolah Catur Utut Adianto di Bekasi, Jawa Barat, pada 1 Juli 1993. Dari sekolah ini, lahir Susanto Megaranto, pecatur cilik yang meraih master internasional pada usia 15 tahun.
Utut ternyata juga berprofesi sebagai politikus dan menjabat Wakil Ketua DPR pada 20 Maret 2018 dan sekarang mengemban amanat menjadi Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) pada periode 2022-2026.
5. GM Ruben Gunawan
Ruben Gunawan sangat berbakat dan memiliki pengetahuan teori catur yang luas. Ia juga ditakuti di arena catur kilat.Ruben mulai menampakkan kemampuannya ketika ia memenangi Kejuaraan Nasional KU 16 di Bandung tahun 1982 dan Kejuaraan Yunior Asia 1983 di Kuala Lumpur, Malaysia. Setahun kemudian kembali GM Ruben memenangi juara nasional untuk KU 19 di Jakarta. Pada tahun 1982 itu ia meraih gelar Master Nasional.
Pada tahun 1994 Ruben bermain di Eropa dan AS. Kesempatan langka dan hanya untuk beberapa bulan ini dimanfaatkan Ruben dengan efektif dengan meraih gelar Master Internasional. Empat tahun setelah itu, beliau berhasil gelar Grand Master dan menobatkannya sebagai Grand Master Indonesia yang kelima.
Tahun 2000 dan 2004 Ruben bermain dalam dua Olimpiade Catur, yaitu di Istanbul, Turki dan Calvia, Spanyol. Namun, sayang sekali, di Calvia Ruben tidak mampu bermain hingga selesai. Ia masuk rumah sakit dan (untuk pertama kalinya) ia terdiagnosis mengidap radang paru-paru yang (ternyata) sangat akut. GM Ruben Gunawan meninggal dunia pada tanggal 27 Agustus 2005 di Manado, Sulawesi Utara dalam usia 37 tahun.
Peringkat terakhir Ruben yang tercatat FIDE adalah urutan ke-1009 dunia (Juli 2005). ELO ratingnya saat itu adalah 2463, sementara rating tertinggi yang pernah dicapainya adalah 2467.
6. GM Susanto Megaranto
Susanto Megaranto Mempelajari catur di sekolah catur milik Utut Adianto Wahyuwidayat. Pria yang lahir di Indramayu pada 8 Oktober 1987 ini memecahkan rekor di tahun 2004 sebagai GM termuda asal Indonesia, yakni 17 tahun mengalahkan rekor GM Utut yang sebelumnya menjadi pecatur termuda Indonesia dengan usia 21 tahun.
Lahir di Indramayu, Jawa Barat, 8 Oktober 1987, GM Susanto menempati peringkat kelima klasemen sementara Asian Continental Chess Championship untuk kategori Open Standard Chess, peluang pecatur putra terbaik Indonesia, Susanto Megaranto untuk lolos ke Piala Dunia Catur 2014 makin besar. Sebab, hanya lima besar pecatur di kategori Open Standard Chess yang otomatis lolos ke Piala Dunia Catur 2014.
Ia memulai karirnya pada saat menginjak usia 10 tahun, Susanto menjuarai Kejurda KU12 di Bandung dan Kejurnas KU10 di Banda Aceh. Susanto berhasil menorehkan prestasi dengan memenangkan Kejuaraan Catur Indonesia empat kali berturut-turut dari tahun 2006 hingga 2010. Ia juga sukses memboyong medali emas SEA Games 2011, 2013, dan 2019. Susanto pun memperoleh gelar Juara Asia pada tahun 2011 dan 2019. Peringkat ELO tertingginya yaitu 2569 dan peringkat FIDE 2550.
7. GM Novendra Priasmoro
(photo/instagram/novendrapriasmoro)
Peraih Grandmaster yang belakangan ini menjadi perbincangan di kalangan pecatur Indonesia adalah Novendra Priasmoro, pria kelahiran Jakarta, 24 November 1999 berhasil meraih gelar Grand Master sekaligus menjadi juara pada Liberic Open yang diselenggarakan di Republik Ceko dengan ELO rating mencapai 2504.
GM Novendra berhasil memecahkan penantian panjang selama 16 tahun negara Indonesia dalam melahirkan seorang Grand Master yang terakhir kali didapatkan oleh Susanto Megaranto pada 2004. Saat itu, Novendra masih berusia 5 tahun.
GM Novendra yang juga menjadi alumni Sekolah Catur Utut Adianto ini juga memiliki prestasi yang tidak sembarangan. Ia berturut-turut menjadi juara satu di Kejurnas dan Japfa Chess Festival Mulai dari tahun 2012 hingga 2017. Di kancah internasional, Novendra juga tak kalah pamor. Ia memenangkan Kejuaraan World School 2014 d Brazil, juara tiga Penang Open 2017 di Malaysia, dan Juara 1 Kejuaraan Asian Junior U20 2017 di Filipina.
Itulah sederet profil singkat tentang peraih Grand Master yang ada di Indonesia. Apakah Anda tertarik menjadi peraih Grand Master selanjutnya? Klik disini




